Akselerasi Digitalisasi, SMAN 1 Palu Terpilih Jadi Pilot Project Penyelenggara PJJ Nasional
SMAN 1 Palu
24 April 2026 38 x KOTA PALU
Akselerasi Digitalisasi, SMAN 1 Palu Terpilih Jadi Pilot Project Penyelenggara PJJ Nasional
PALU – Langkah besar dalam digitalisasi pendidikan di Sulawesi Tengah resmi dimulai. SMAN 1 Palu ditetapkan sebagai salah satu sekolah penerima bantuan penyelenggara Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang Pendidikan Menengah.
Penetapan ini menjadi salah satu poin penting dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Implementasi Penyelenggaraan PJJ yang digelar baru-baru ini.
Rakornas tersebut bertujuan memperkuat sistem pendidikan nasional yang inklusif dan adaptif, terutama untuk menjangkau daerah-daerah dengan keterbatasan akses fisik. Dengan bantuan ini, SMAN 1 Palu diharapkan menjadi model bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum reguler secara berkelanjutan.
Wakasek Kurikulum Zahrah Albar, M.Pd, menyatakan bawah “Tim kementerian telah memberikan arahan teknis mengenai standar materi yang harus disiapkan. Fokus utama kami adalah memastikan bahan ajar di LMS tidak hanya lengkap secara akademis, tetapi juga interaktif bagi siswa,” jelas perwakilan sekolah dalam pertemuan koordinasi.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sosialisasi Implementasi Kebijakan PJJ Jenjang Pendidikan Menengah yang diselenggarakan di Jakarta pada 22-24 April 2026.
Digitalisasi dan Pemerataan Akses*
Program PJJ ini bukan sekadar tanggapan terhadap situasi darurat, melainkan strategi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) di tingkat menengah. Melalui platform digital yang didukung penuh oleh bantuan pusat, siswa kini dapat mengakses materi berkualitas tanpa terkendala jarak.
"Pemerintah berupaya membangun sistem PJJ nasional yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat," kutip pernyataan dalam sosialisasi kebijakan PJJ yang menekankan pentingnya layanan pendidikan bermutu bagi setiap anak Indonesia.
Kepala SMAN 1 Palu menyatakan bahwa bantuan ini akan digunakan untuk memperkuat ekosistem digital sekolah. "Kami sangat bersyukur atas kepercayaan pusat. Sebagai sekolah penggerak, implementasi PJJ ini akan memastikan bahwa jarak bukan lagi penghalang bagi anak bangsa untuk mendapatkan layanan pendidikan terbaik dari pengajar kami," ujarnya dalam keterangan pers.
Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan mendukung penuh inisiatif ini. Terlebih, Palu sedang bertransformasi menuju Smart City, di mana sektor pendidikan menjadi fondasi utama. Dengan terpilihnya SMAN 1 Palu, diharapkan program ini dapat menjadi pilot project yang nantinya bisa direplikasi oleh sekolah menengah lainnya di Sulawesi Tengah.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program "Berani Cerdas" yang fokus pada pemerataan akses informasi dan penguatan jaringan internet hingga wilayah terpencil.
Berita: Humas Smansa



