SMA Negeri 1 Parigi Tanamkan Kepedulian Rupiah Melalui Edukasi 5J, 3D, dan Pola Hidup Hemat
SMA Negeri 1 Parigi
17 Juni 2026 47 x BERITA BID. SMA
Parigi – Kesadaran untuk mencintai, membanggakan, dan memahami rupiah perlu ditanamkan sejak usia sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab. Berangkat dari semangat tersebut, SMA Negeri 1 Parigi terus menggalakkan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) kepada peserta didik melalui berbagai kegiatan literasi dan pembelajaran yang menyenangkan serta dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Edukasi ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa rupiah merupakan simbol kedaulatan negara yang harus dijaga, dihormati, dan digunakan secara bijaksana. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa setiap lembar rupiah memiliki nilai yang sangat berharga karena menjadi bagian dari perjalanan ekonomi dan identitas bangsa Indonesia.
Salah satu materi utama yang diberikan kepada siswa adalah pentingnya merawat uang rupiah melalui prinsip 5J, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Distapler, dan Jangan Dibasahi. Kebiasaan sederhana ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap uang yang sering kali diabaikan oleh masyarakat. Dengan menjaga kondisi uang tetap baik, siswa turut berperan dalam memperpanjang masa edar uang rupiah sehingga dapat digunakan lebih lama dan mengurangi biaya penggantian uang rusak yang harus ditanggung negara.
Selain memahami cara merawat uang, peserta didik juga diberikan edukasi mengenai cara mengenali keaslian uang rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang). Melalui metode ini, siswa belajar mengenali berbagai unsur pengaman yang terdapat pada uang rupiah untuk menghindari peredaran uang palsu.
Pada tahap Dilihat, siswa diajarkan memperhatikan warna, gambar utama, angka nominal, serta fitur-fitur khusus yang terdapat pada uang rupiah. Pada tahap Diraba, siswa dapat merasakan tekstur kasar pada bagian tertentu hasil cetak khusus yang menjadi salah satu ciri keaslian uang. Sementara pada tahap Diterawang, siswa dapat melihat tanda air (watermark), gambar saling isi, dan benang pengaman yang hanya terlihat ketika uang diterawang ke arah cahaya.
Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Parigi, Melati, S.Pd, yang aktif mengintegrasikan edukasi CBP Rupiah dalam berbagai kegiatan literasi sekolah, menjelaskan bahwa pemahaman mengenai 5J dan 3D merupakan langkah awal untuk membentuk generasi yang peduli terhadap rupiah.
“Melalui edukasi ini, siswa tidak hanya mengetahui cara menjaga dan mengenali keaslian uang, tetapi juga memahami bahwa rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa yang harus dihargai. Ketika siswa terbiasa merawat uang dan menggunakan uang secara bertanggung jawab, mereka telah menunjukkan sikap cinta terhadap negaranya,” ujar Melati, S.Pd.
Lebih lanjut, edukasi CBP Rupiah juga menekankan pentingnya membangun pola hidup hemat sejak dini. Di tengah perkembangan teknologi dan gaya hidup yang semakin konsumtif, siswa diajak untuk lebih bijak dalam mengelola uang saku, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta membiasakan diri untuk menabung. Kebiasaan hidup hemat tidak hanya membantu siswa memenuhi kebutuhan masa depan, tetapi juga melatih kedisiplinan dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan pribadi.
Melalui berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, siswa diajak memahami bahwa hidup hemat bukan berarti pelit atau tidak mau berbagi. Hidup hemat adalah kemampuan menggunakan uang secara tepat sesuai kebutuhan, menghindari pemborosan, serta menghargai setiap rupiah yang diperoleh dari hasil kerja keras orang tua. Dengan demikian, siswa dapat tumbuh menjadi individu yang lebih mandiri dan memiliki perencanaan keuangan yang baik.
Kegiatan edukasi ini mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta didik. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai rupiah, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna tentang pentingnya menjaga aset negara, mengenali uang asli, dan mengelola keuangan secara bijaksana. Berbagai aktivitas literasi, diskusi, dan lomba yang berkaitan dengan CBP Rupiah turut menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan.
Melalui program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, SMA Negeri 1 Parigi berharap seluruh peserta didik dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran finansial yang baik. Dengan menerapkan prinsip 5J dalam merawat uang, 3D dalam mengenali keaslian uang, serta pola hidup hemat dalam kehidupan sehari-hari, siswa diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menjaga martabat rupiah sekaligus mendukung terciptanya masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera dan berdaya saing.
“Rawat Rupiah dengan 5J, Kenali Keasliannya dengan 3D, dan Gunakan dengan Bijak melalui Pola Hidup Hemat. Karena setiap rupiah yang kita jaga adalah wujud cinta kepada Indonesia.”







