SPIRIT JUANG SISPALA SMKN 1 PARIGI MEMBARA DI DIKLATSAR VII


Peserta Diklatsar VII Sispala Palaswaiper SMKN 1 Parigi berfoto bersama sebelum diberangkatkan ke lokasi kegiatan di Desa Baliara

PARIGI MOUTONG – Semangat kepanduan dan kecintaan terhadap alam kembali bergelora di kalangan pelajar SMKN 1 Parigi. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Angkatan VII Siswa Pecinta Alam (Sispala) PALASWAIPER SMKN 1 Parigi. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Jumat, 24 Juli 2026 hingga Minggu, 26 Juli 2026 ini, mengambil lokasi di alam terbuka, tepatnya di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong.

Tahun ini, Diklatsar VII Sispala PALASWAIPER diikuti oleh sebanyak 33 orang peserta didik baru yang antusias. Komposisi peserta terdiri dari 27 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Selama tiga hari tersebut, para peserta digembleng dengan berbagai materi dan praktik kepencintaalaman yang bertujuan untuk membentuk karakter yang tangguh, mandiri, disiplin, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan hidup.


Keterangan Foto : Pembina Sispala memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta sebelum memulai perjalanan menuju lokasi Diklatsar.]

Pemilihan metode outdoor atau di alam terbuka di Desa Baliara bukan tanpa alasan. Lingkungan yang masih asri dan menantang di Parigi Barat dianggap sangat representatif untuk menguji mental dan fisik para peserta, sekaligus mendekatkan mereka secara langsung dengan alam yang akan menjadi laboratorium pembelajaran mereka. Materi yang diberikan meliputi manajemen perjalanan, teknik hidup di alam bebas (survival), pertolongan pertama pada kecelakaan (PPGD), navigasi darat, hingga materi tentang organisasi Sispala dan kode etik pencinta alam.


Keterangan Foto : Keceriaan dan kebersamaan peserta saat sesi foto bersama dengan bendera Merah Putih dan bendera Sispala di tengah rimbunnya alam Desa Baliara.

Kegiatan ini secara resmi dibuka dan didukung penuh oleh pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Parigi, Bapak Amsyarudin, S.Pd, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Diklatsar VII ini.

"Kami dari pihak sekolah sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Sispala Palaswaiper bukan hanya sekadar ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi wadah yang efektif untuk membentuk karakter siswa yang mandiri, disiplin, tangguh, dan yang terpenting memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian alam," ujar Bapak Amsyarudin.

Beliau juga berpesan kepada para peserta agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjaga keselamatan. "Jadikan pengalaman selama Diklatsar ini sebagai modal berharga untuk menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi sekolah, masyarakat, dan lingkungan," tambahnya.

Selama kegiatan, para peserta menunjukkan semangat juang yang tinggi, meskipun harus menghadapi tantangan fisik dan kondisi alam yang berbeda dari biasanya. Mereka belajar bekerja sama dalam tim, mengatasi ego pribadi, dan saling menguatkan satu sama lain.


Keterangan Foto : Suasana serius namun santai saat instruktur memberikan materi dan pengarahan kepada peserta di area perkemahan.


Keterangan Foto : Salah satu sesi latihan mental dan kepercayaan diri, di mana peserta berbaris dengan mata tertutup.

Rulham Latjuru, S.E, selaku Pembina Sispala Palaswaiper SMKN 1 Parigi, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai proses kaderisasi dan penanaman nilai-nilai organisasi.

"Diklatsar adalah pintu gerbang bagi siswa untuk menjadi anggota resmi Sispala Palaswaiper. Melalui proses ini, kita ingin menanamkan prinsip-prinsip pencinta alam, seperti menjaga kebersihan, tidak merusak alam, dan memiliki jiwa korsa yang kuat. Semangat para peserta tahun ini sangat luar biasa, mereka menunjukkan bahwa spirit juang Sispala Palaswaiper tetap membara," kata Bapak Rulham Latjuru.

Salah satu materi yang sangat berkesan bagi para peserta adalah sesi survival, di mana mereka belajar memanfaatkan sumber daya alam secara bijak untuk bertahan hidup.


Keterangan Foto : Peserta Diklatsar sedang mempraktikkan materi survival dengan membuat api secara tradisional dan memasak menggunakan media bambu.]


Keterangan Foto : Momen haru saat instruktur menyematkan syal kepada salah satu peserta sebagai simbol kelulusan dan penerimaan sebagai anggota baru Sispala Palaswaiper.]

Penutupan kegiatan pada hari Minggu ditandai dengan prosesi penyematan syal kepada para peserta yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian Diklatsar. Isak tangis haru dan senyum kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta, menandai dimulainya perjalanan mereka sebagai anggota baru Sispala Palaswaiper SMKN 1 Parigi yang siap menjaga dan melestarikan alam.

beranicerdas prestasi siswa guru provinsisulawesitengah

Berita Terpopuler

Kolom Komentar


Berikan Komentar

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *